Halaman

Visit Hanumrais.com
Tampilkan postingan dengan label Other. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Other. Tampilkan semua postingan

Hanumrais.com - Ada banyak cara yang bisa digunakan jika ingin turunkan kadar kolesterol, salah satunya dengan mengonsumsi makanan penurun kolesterol. Tapi pastikan juga Anda mengatur pola makannya juga, dan banyak berolahraga.


Sebab, jika hanya mengonsumsi obat saja tanpa melakukan olahraga dan menjaga pola makan, maka menjaga kadar kolesterol adalah hal yang sulit. 


Tubuh manusia memang membutuhkan kolesterol, gunanya untuk membantu dalam pembentukan sel-sel baru yang sehat. 


Hanya saja jika kadar kolesterol yang ada dalam tubuh terlalu tinggi dari batas normalnya, maka bisa membentuk plak di pembuluh darah, yang akhirnya menyumbat dan menyebabkan banyak penyakit kronis, contohnya penyakit jantung dan stroke. 


Jangan sampai hal itu terjadi, lebih baik mencegah daripada mengobati. 


Daftar Makanan Penurun Kolesterol dan Asam Urat

Daftar Makanan Penurun Kolesterol dan Asam Urat


Anda bisa mengendalikan kadar kolesterol yang tinggi dengan mengonsumsi makanan penurun kolesterol. Adapun makanan dan minuman yang bisa menurunkan kolesterol adalah:


Aneka Sayuran hijau


Anda bisa mengonsumsi kangkung, bayam, arugula dan lainnya supaya bisa turunkan kadar kolesterol jahat. Sebab antioksidan yang terkandung dalamnya bisa mengikat asam empedu yang diproduksi dari kolesterol, hingga akhirnya mencegah akumulasi kolesterol jahat dalam darah Anda.


Berbagai Kacang-Kacangan


Untuk turunkan kadar kolesterol, konsumsi kacang-kacangan yang mengandung fitosterol. Zat tersebut mampu menghambat terjadinya penyerapan kolesterol jahat. Anda bisa mengonsumsi kacang-kacangan sebagai cemilan sehat yang lezat. 


Buah Pisang


Dengan adanya zat inulin di dalam buah pisang akan bermanfaat dalam mengurangi kolesterol dari santapan Anda. Sehingga bisa membantu dalam mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh.


Ini adalah cara yang menyenangkan untuk turunkan kolesterol. Saat mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol, maka Anda bisa konsumsi pisang sebelum atau sesudah makan.


Oat


Gandum adalah bahan utama dari oat, yang mana mengandung beta glucan yang mampu menurunkan kolesterol jahat yang ada dalam darah Anda. Selain itu, beta glucan yang terkandung di dalam oat juga akan mengurangi penyerapan kolesterol dari berbagai makanan yang telah dikonsumsi.


Teh Hijau Secara Rutin


Siapa yang tak tahu teh hijau? Minuman herbal ini diketahui mampu menurunkan kolesterol jahat di dalam darah. Dengan adanya kandungan katekin (atau catechin) di dalamnya lah yang akan mengurangi penyerapan kolesterol jahat di dalam tubuh.


Konsumsi Susu Kedelai


Anda bisa mengonsumsi susu kedelai untuk menurunkan kolesterol jahat, dengan rasanya yang khas dan kaya manfaat  tentu tak ingin disia-siakan begitu saja, bukan? 


Dalam susu kedelai terkandung isoflavon yang bisa digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah Anda. Bukan hanya susu kedelai, berbagai olahan kacang kedelai lainnya juga diketahui memiliki kandungan isoflavon yang tinggi.


Masih dalam rangka menurunkan kadar kolesterol jahat yang tinggi, makanan penurun kolesterol lainnya adalah produk olahan dengan kandungan serat larut beta glucan dan juga inulin. 


Keduanya serat larut yang mampu membantu sistem pencernaan bekerja dengan lebih optimal, juga turunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.


Bisa juga mencari produk yang mengandung tambahan vitamin B1 dan B2 di dalamnya. Dengan mengonsumsinya, maka proses pembakaran lemak dan karbohidrat, serta proses pencernaan menjadi lebih baik lagi. Berkat metabolisme tubuh yang baik, kolesterol yang tinggi pun bisa diturunkan. 


Sementara itu, untuk makanan yang bisa menurunkan kadar asam urat tidak jauh berbeda dengan makanan penurun kolesterol, namun perhatikan makanan dengan kadar purin tinggi dilarang untuk penderita asam urat.

Daftar Makanan Penurun Kolesterol dan Asam Urat

Hanumrais.com - Saat hamil, seorang ibu harus benar-benar memperhatikan kesehatannya. Sebab ia tak hanya membawa dirinya sendiri, namun juga membawa si buah hati di dalam rahimnya selama 9 bulan.


Flek coklat muda hamil

Kemudian ketika muncul flek coklat muda, ibu hamil pasti akan merasa cukup khawatir. Mengingat banyak hal yang bisa terjadi apabila seorang ibu mengalami hal ini.


Mengapa warna flek itu cokelat muda? Itu karena darah sudah berada lumayan lama di dalam rahim kita, atau juga karena tubuh tidak mengeluarkannya dengan cepat, akhirnya setelah keluar warnanya pun menjadi lebih pekat.


Biasanya jumlahnya hanya sedikit, namun tidak menutup kemungkinan jumlahnya cukup banyak dan mengkhawatirkan.


Flek Coklat Muda Saat Hamil, Ini Penyebabnya

Lalu apa saja yang menyebabkan flek coklat muda saat hamil? Ada beberapa penyebab yang biasanya terjadi, silahkan disimak:


Pendarahan implantasi


Yang satu ini akan terjadi setelah kurang lebih dua minggu paska pembuahan, yakni sebuah proses di mana sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim ibu.


Pada umumnya darah yang keluar hanya sedikit sekali, dan tidak akan berlangsung terus menerus. Biasanya hanya dalam hitungan jam saja. 


Iritasi pada serviks


Penyebab lainnya yang membuat muncul flek pada saat ibu sedang hamil adalah karena iritasi serviks. Hal ini disebabkan lonjakan hormon dan juga aliran darah yang meningkat ke serviks alias leher rahim, sehingga serviks pun menjadi lebih sensitif dan mudah sekali terkena iritasi.


Karena begitu sensitif, akhirnya teriritasi dan mengeluarkan flek. Bisa juga karena berhubungan intim ketika hamil. 


Merupakan tanda-tanda persalinan


Apabila flek coklat ini keluar saat hamil tua, yakni pada usia 36 – 40 minggu, maka itu bisa jadi pertanda waktu persalinan bayi sudah semakin dekat. Pada saat tubuh sedang bersiap untuk menghadapi persalian, maka leher rahim ibu akan melunak dan sumbatan lendir pun akan dilepaskan.


Adapun sumbatan tersebut fungsinya sebagai pelindung rahim dari berbagai kotoran dan juga bakteri yang berasal dari luar tubuh ibu. 


Biasanya lendir tersebut warnanya putih dan ada juga yang kecoklatan, bahkan merah muda dan juga agak hijau. Baiknya ibu segera menghubungi bidan atau RS untuk mengecek kondisi kehamilan supaya tidak terjadi masalah saat persalinan tiba. 


Kehamilan ektopik


Flek coklat muda juga bisa menjadi salah satu ciri kehamilan ektopik dan harus diwaspadai. Sebab membutuhkan penanganan medis, apalagi jika muncul gejala seperti nyeri bahu diiringi pusing yang parah, tubuh terasa lemas, nyeri perut atau nyeri panggul di kedua sisi atau di sebelahnya, kulit pucat, buang air kecil dan besar terasa sakit, diare dan juga pingsan. 


Keguguran


Semua pendarahan yang terjadi saat ibu sedang hamil bisa menjadi tanda keguguran dan harus diwaspadai, apalagi jika ada gejala seperti nyeri perut dan kram, punggung bagian bawah terasa nyeri, darah yang keluar berwarna merah dan banyak, dari vagina keluar gumpalan darah. 


Terjadi gangguan pada serviks dan plasenta


Memang merupakan kasus yang jarang, munculnya flek coklat menjadi sebuah pertanda sebuah masalah pada serviks dan plasenta. 


Itulah dia beberapa macam kondisi yang bisa menyebabkan muncul flek coklat pada ibu hamil. Pada dasarnya tidak berbahaya, namun apabila dibarengi dengan berbagai masalah kesehatan lainnya, maka sudah pasti ibu harus waspada dan langsung menghubungi dokter untuk memeriksa penyebab flek coklat muda tersebut.

Flek Coklat Muda Saat Hamil, Ini Penyebabnya